So I've found these conversations on some Website which basically features all funny/stupid/silly things that people overheard, and they would submit it to this site. I couldn't really stop cracking up when reading them and thought I'd like to share some of the postings with you all.
Wartawan #1: "Hasil sidangnya bagaimana, bu?"
Narasumber: "Belum, hasil seluruhnya masih belum bisa diketahui. Nanti agak siangan."
Wartawan #2: "Kalau gitu nanti kita hubungi ibu via HP saja ya. Berapa nomor HPnya bu?"
Narasumber: "Berapa ya? Sebentar (sambil berpikir) 0, 8, 5... Aduh, panjang deh pokoknya."
----------------------------------------------------------------------------------
Didengar di: Puluhan wartawan yang berniat membelikan narasumber walkie talkie, supaya tidak perlu menghapal nomer telepon.
Mahasiswa #1: "Dosennya lama banget, ya..."
Mahasiswa #2: "Duh, gua mau cabut tapi orang di rumah pergi semua, mana pintunya dibawa lagi!"
----------------------------------------------------------------------------------
Didengar di: Universitas swasta di Depok, didengar oleh para mahasiswa lain yang merasa menjadi tidak pintar duduk di situ.
Petugas #1: "Woi, kalo WNA bisa ke luar negeri gak ya?"
Petugas #2: "Gua gak tau, kalo WNI bisa ke dalam negeri gak?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didengar di: Kantor Pajak Jakarta, didengar oleh istri WNA yang berpikir keras mengapa harus ada negara.
Di mesin fotokopi,
Manajer Produksi ke Sekretaris: "Masukinnya telentang atau tengkurep nih?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didengar di: Didengar oleh semua karyawan yang langsung menyalakan kamera video handphone masing-masing.
Cewek #1: "Tuh, yang itu Uranus, terus yang sebelahnya Neptunus..." (Sambil menunjuk ke arah langit)
Cewek #2: "Mayan jelas sih, tapi coba kalau pake stetoskop. Pasti lebih jelas lagi."
----------------------------------------------------------------------------------
Didengar di: Didengar oleh salah seorang teman yang merasa cewek #2 terlalu terobsesi menjadi dokter.
Cewek Cakep: "Boooo, gua kepengen punya HP baru deeeh!"
Teman Kerja: "HP apaan? Nokia?"
Cewek Cakep: "Bukan, itu loh... Sony Erection! (Terdiam) Eh..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didengar di: Didengar oleh semua teman kerja yang langsung mempertanyakan fungsi utama handphone buat cewek itu.
Cowok #1: "Iya, jadi dulu gue pernah jatuh dari lantai 7..."
Cowok #2: "Ooh, terus loe mati nggak?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Sekolah di Jakarta Selatan, didengar oleh teman sekelas yang merasa cowok #2 punya bakat supernatural.
Sambil menonton DVD,
Cewek: "Widiiih, I really want that kind of body! Perutnya flat banget!"
Cowok: "Makanya, tiap pagi shit up aja..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Didengar oleh si cewek yang membayangkan di WC sambil kayang.
Pembeli: "Bang sate cie"
Abang Sate Padang: "..."
Pembeli: "Bara hargonyo?"
Abang Sate Padang: "..."
Pembeli: "Bang kok diem aja sih?"
Abang Sate Padang: "Ora iso ngomong padang, bu..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Duren Sawit, didengar keponakan si ibu yang merasa si Abang harusnya jualan gudeg.
Cewek #1: "Ini sekarang kita mau kemana?"
Cewek #2: "Kita mau ke planetarium"
Cewek #1: "Ooh, kita mau liat ikan yaa?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Busway arah Cikini, didengar oleh cewek #1 yang berasa akan kejatuhan meteor.
Bapak: "Kamu udah sahur belum?"
Anak: "Udah, pa..."
Bapak: "Udah minum susu?"
Anak: "Uhmm..."
Bapak: "Kalo belum, itu ada energizer, minum aja..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Didengar oleh si anak yang mempertanyakan apakah dia manusia atau robot.
Cewek: (Sambil memegang Blackberry) "Ih, enak ya, punya loe masih bagus, punya gua udah baret-baret bekas punya bokap, soalnya bokap gua gak pernah pake kondom..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Didengar oleh seseorang yang langsung ingin pergi ke apotik terdekat.
Murid SMA #1: (Sambil menunjuk) "Gile tuh cewe, mukanya sih gak cakep, cuma duduknya ngangkang melulu!"
Murid SMA #2: "Oh, itu kan cewe gua..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Bulungan, didengar oleh seluruh tongkrongan yang langsung memalingkan pandangan dan bersiul-siul.
Teman #1: "Mau kemana loe?"
Teman #2: "Gue dapet telpon, nenek gua meninggal, jadi gua besok harus zinah..."
Teman #1: "Eh?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Buperta Cibubur, didengar anggota regu setenda yang ingin diadopsi keluarga itu.
Cewek #1: "Loe udah nelpon kantin? Cemilannya apa?"
Cewek #2: "Bubur kacang ijo..."
Cewek #1: "Ooh, bubur kacang ijo. Eh, eh, bubur kacang ijonya yang mana nih, yang item atau yang ijo?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Cipete, didengar oleh cewek #2 yang merasa temannya buta warna kronis.
Cowok: "Gua tau loe cantik, tapi loe boker juga ngeden kan!"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Kampus di Bintaro, didengar oleh mahasiswa lain yang yakin si cewek tidak akan jumawa lagi.
Pelanggan Gaptek: "Wah, lampu motornya terang banget, putih lagi warnanya... Lampu hologram ya?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Kalideres, didengar oleh pelanggan lain yang ingin beli album koleksi lampu hologram.
Cewek Sok Tahu: "Wah, gila! Kamera siapa nih, gede banget!"
Pemilik kamera: "Kamera gua, itu namanya SLR... Emang kenapa?"
Cewek Sok Tahu: "Bokap gua juga punya kayanya, tapi namanya Kinon!"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Fakultas SRD di Grogol, didengar oleh mahasiswi lain yang ingin menjejalkan lensa ke mulut cewek itu.
Cewek #1: "Hadooohh... Sumpah tegang banget gua tadi! Gua takut salah ngomong!"
Cewek #2: "Loe vermes gitu yah?"
Cewek #1: "Hah? Vermes?"
Cewek #2: "Iya, vermes. Grogi-grogi gitu."
Cewek #1: "Ooh ya ampuun... maksud loe herpes kali. Iya, Gue herpes gitu deh tadi."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Mall di Jakarta Selatan, didengar oleh panitia jumpa fans yang ingin melempari mereka dengan cacing berpenyakit kulit.
Klien marah-marah: "KAMU INI GILA APA, SAYA SUDAH JAUH-JAUH DARI CITOS KEMARI, SAYA CANCEL JANJI MEETING SAYA DI SUDIRMAN, TIBA-TIBA KAMU BATALIN KAYA GINI! KAMU PIKIR SAYA INI KANCIL APA?!"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Tebet, didengar oleh karyawan yang merasa menjadi sekecil timun.
Cewek Jutek ke Cowo Genit: "Heh, ngapain loe colek-colek, loe pikir gua sabun!"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Didengar oleh seseorang yang terharu mengingat tumpukan cucian di rumah.
Alumni universitas swasta #1: "Eh, lu tau ga pendiri universitas kita?"
Alumni #2: "Iya, kenapa? Udah tua banget kan dia."
Alumni #1: "Kemaren gua ketemu, gila kasian banget dia sekarang udah duduk di sepatu roda..."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Gedung Resepsi di Kuningan, didengar oleh seorang make-up artist yang mengira-ngira seberapa gaul kakek itu.
Mahasiswa #1: "Itu binatang yang bisa ngegulung, apa namanya?"
Mahasiswa #2: "Trenggiling."
Mahasiswa #1: "Bukan tau, trenggulung! Kan dia bisa menggulung! Kalo trenggiling dia ngegiling dooong?"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Plaza Semanggi, didengar oleh seseorang yang langsung menjadi trenggeleng.
Mas Penjual Makanan: "Silakan mbak. Yang paling enak disini Donburinya mbak, isinya macem2 ada ayam, kimchi, salad, dan telor ikan."
Mahasiswi: "Ooh..berapa mas, harganya?"
Mas Penjual Makanan: "15.000 aja."
Mahasiswi: "Beli satu deh mas."
Mas Penjual Makanan: "Udah abis."
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Stand makanan Korea, didengar oleh dua orang mahasiswi yang ingin mengirim si mas ke Korea untuk ikut wajib militer.
Cewek #1: "Emang kalo di Bali, lawar itu apa sih?"
Cewek #2: "Aduh, lawar itu makanan yang pake darah babi."
Cewek #1: "Iiih, berarti kalo muslim gak boleh makan dong."
Cewek #2: "Aduh, kan lo bisa ganti pake darah ayam!"
----------------------------------------------------------------------------------
Didenger di: Sudirman, didengar oleh seseorang yang langsung telepon minta konfirmasi sama guru ngajinya.
Showing posts with label Indonesian Humor. Show all posts
Showing posts with label Indonesian Humor. Show all posts
Thursday, March 12, 2009
Wednesday, January 28, 2009
Old School 'Buku Pelajaran'
Damn!
Seeing these pictures of old school buku pelajaran really reminds me of good ol' days when I was still a 7-year-old spoiled brat wearing white and red uniform, running around in school, and teasing all the (little) girls.. If you spent your elementary school years back in the 80s, you'd probably find these pics very memorable too.







Seeing these pictures of old school buku pelajaran really reminds me of good ol' days when I was still a 7-year-old spoiled brat wearing white and red uniform, running around in school, and teasing all the (little) girls.. If you spent your elementary school years back in the 80s, you'd probably find these pics very memorable too.







Tuesday, January 06, 2009
1970s - 1980s Indonesian Movies Characteristics
The following posting is specially dedicated to Indos who grew up in the 70s and 80s. I had to write it in Indonesian since it sounds a lot funnier than in English. Hope you all enjoy it :)
Ciri-ciri Adegan-adegan yang biasanya ada dalam film-film Indonesia tahun 1970-an dan 1980-an:
1. Makan bersama keluarga. Entah maksudnya apa, pamer apa yang dimasak sama pembantu rumah tangganya, atau pamer peralatan dapur. Dan biasanya minumannya selalu jus jeruk.
2. Cinta yang tidak disetujui orang tua. Entah sudah berapa judul film Rano Karno yang temanya beginian.
3. Ayah yang selalu berbaju safari. Biasanya warnanya coklat muda, dengan 2 bolpen di kantongnya, membawa koper, dan biasanya ke kantor.
4. Polisi yang selalu datang terlambat. Seperti biasa, polisi selalu terlambat untuk menangangi masalah dalam film Indonesia, dengan kalimat yang kaku dan khas: "Ini memang buronan yang sedang kami cari, Pak!"
5. Adegan pub/bar/nightclub. Scene ini biasanya lampu remang-remang warna kemerahan, diiringi musik-musik kaya' ABBA, Beegees, Kool and The Gang. Lalu minuman diberi obat perangsang.
6. Masuk Rumah Sakit. Biasanya karena penyakit yang baru disadari sudah stadium 2 atau 3, karena mengidap kanker, leukimia, atau jantungnya kambuh. Sangat jarang penyakitnya bengek, korengan, atau diare. Dokternya biasanya berkumis, badan agak gemuk, kacamata baca model Malcolm X, stetoskop menggantung di leher, dan biasanya ngomong: "Bapak dan Ibu tidak usah khawatir, kami akan berusaha semampu kami."
7. Adegan lari-larian di taman atau di pinggir laut sambil ketawa-ketawa kecil "hahaha...hahaha..." trus yang cewek menjatuhkan diri. Maksudnya romantis, tapi kok malah jadi lucu. Trus saat adegan ciuman, diganti (disensor) dengan deburan ombak atau bunga mawar.
8. Mau diperkosa trus nggak jadi karena jagoannya datang. Entah dari mana, tiba-tiba berantem aja sama yang mau memperkosa.
9. Tokoh kyai/orang sakti/pemuda yang alim. Biasanya untuk ngusir setan kaya kuntilanak, arwah penasaran dan lain-lain. Banyak ditemui di film-film horor Indonesia dan biasanya selalu menang.
10. Di setiap ending film pasti disertai dengan tulisan: SEKIAN, TAMMAT, SELESAI, dan lain-lain dengan warna-warna yang cerah.
11. Kalau cowok pergi ngapel ke rumah camer biasanya bawa oleh-oleh kue tart yang norak-norak (zaman segitu belum ada black forest, sih!)
12. Kalau kuliah naik motor and berambut gondrong.
13. Cewek kalau dijemput cowoknya pakai mobil, pintunya dibukain.
14. Adegan buang puntung rokok, terus dimatiin pake kaki. Mungkin biar sepatu boot/kulitnya keliatan.
15. Kalau perpisahan bikin acara disko sendiri di rumah.
16. Terjadinya ML gak sengaja, gara-gara kehujanan atau pada saat hujan.
17. Kalau mau ketemu cewek, si cowok sisiran dulu. Rambut gondrong, diminyakin dan sisirnya ditaruh di saku belakang. Sisirnya nongol sedikit!
18. Nama peran utamanya kalau cowok selalu JOHAN, HENDRA, ANTON.
19. Kalau naik motor nggak pake helm.
20. Cewenya kalau habis dimarahin sama bokapnya, biasanya langsung lari ke kamar terus nangis tersedu-sedu di ranjang (biasanya film-film Oma Irama).
21. Suka ada iklan tersembunyi, biasanya rokok.
22. Kalau pemeran utama cowoknya ceritanya udah jadi tua, tinggal ditambahin kumis doang.
23. Kalau film silat, gadis desanya senang nyuci di kali pakai kemben, bawa bakul, kainnya cuma 2 biji. Pas lagi nyuci, datang penjahat dan langsung tuh penjahat pengen perkaos (perkosa).
24. Kalau film perang, kapten Belanda biasanya orang Indonesia pake wig pirang, serdadunya senang jalan-jalan keliling kampung, pas liat cewek lagi nyuci di kali, pengen perkaos juga.
25. Biasanya kisah sedihnya beruntun. Misalnya: anak sakit, nggak punya uang, mau beli obat, hujan deras, eh si emak ketabrak mobil lagi...(kalo di sinetron "Janjiku" si emak - Paramita Rusadi - udah ketabrak mo diperkosa ama yg nabrak lagi!!)
26. Cewek diperkosa di dalem kamar di atas tempat tidur. Cewe yang diperkosa bilang: "tidak...jangan...tidak..." Terus yang merkosa bilang: "teriaklah sekuat-kuatnya, tidak akan ada yang mendengarkanmu..."
27. Anak SMA pake seragam yang lengennya dilinting, nggak cewe ngga cowo, celananya baggy, atau yang pipanya nyempit di bawah.
28. Rambut cewek belahannya di samping.
29. Vokal untuk theme song suaranya lirih dan mendesah desah.
30. Kalau ada yang mau mati, pasti ninggalin pesen duluan, baru mati.
31. Suara cewe kalo lagi marah pasti jadi gembret (btw, gembret apaan sih?)
32. Zainal Abidin kebanyakan jadi tokoh Bapak.
33. Kalau di film anak-anak, biasanya ibu atau bapaknya meninggal. Si anak tinggal sama ibu tiri atau bibinya, dijadiin pembokat, dimarahin. Si anak kabur ke kota, jadi gelandangan. Biasanya dipungut orang kaya, trus jadi penyanyi cilik terkenal. Biar rada dramatis sering tuh anak ditabrak mobil.
34. Kalau ceweknya mau diculik, biasanya jalannya di tempat sepi yang nggak ada orang/mobil lewat.
35. Kalau film eksyen, adegan berantem di jalan ramai dilanjutkan dengan kejar-kejaran. Dari kota tiba-tiba pindah ke tengah sawah!
36. Kalau adegan daerah pelacuran, biasanya di pinggir sungai, ada becak sama warung jualan bir. Terus ada adegan WTS godain orang lewat. Kadang-kadang ada bencongnya juga.
37. Adegan batuk-batuk. Habis itu keluar darah...dilap tissu....dijamin abis itu pasti mati!!!
38. Dono Warkop selalu kebagian cewek-cewek seksi.
39. Cerita SMA biasanya sering ada murid baru, biasanya cewek. Sering ada adegan cowok godain cewek pake lemparan gulungan kertas atau kapur. Surat cintanya biasanya nyasar ke temen cewek yang gendut atau ibu guru.
40. Kalau jajan di kantin biasanya makan bakso, duduk di bangku panjang kayak di warteg.
41. Kalau lulus-lulusan biasanya kemping ke gunung, di bis nyanyi-nyanyi kayak anak TK.
42. Kalau bikin geng biasanya ada yang gendut, bencong, atau kurus.
43. Jagoan SMA biasanya ketua OSIS, kalau sekolah bawa tas kecil yang ditaruh di bahu, bukunya kadang cuma satu biji, lusuh lagi.
44. Hantu-hantu di film horor:
- Biasanya yang jadi korban duluan adalah orang yang lagi ronda.
- Kuntilanaknya sering jajan sate.
- Dedemitnya mula-mula cakep, pas ML berubah jadi buaya atau ular.
- Hantu cewek biasanya korban perkosaan yang balas dendam.
Ciri-ciri Adegan-adegan yang biasanya ada dalam film-film Indonesia tahun 1970-an dan 1980-an:
1. Makan bersama keluarga. Entah maksudnya apa, pamer apa yang dimasak sama pembantu rumah tangganya, atau pamer peralatan dapur. Dan biasanya minumannya selalu jus jeruk.
2. Cinta yang tidak disetujui orang tua. Entah sudah berapa judul film Rano Karno yang temanya beginian.
3. Ayah yang selalu berbaju safari. Biasanya warnanya coklat muda, dengan 2 bolpen di kantongnya, membawa koper, dan biasanya ke kantor.
4. Polisi yang selalu datang terlambat. Seperti biasa, polisi selalu terlambat untuk menangangi masalah dalam film Indonesia, dengan kalimat yang kaku dan khas: "Ini memang buronan yang sedang kami cari, Pak!"
5. Adegan pub/bar/nightclub. Scene ini biasanya lampu remang-remang warna kemerahan, diiringi musik-musik kaya' ABBA, Beegees, Kool and The Gang. Lalu minuman diberi obat perangsang.
6. Masuk Rumah Sakit. Biasanya karena penyakit yang baru disadari sudah stadium 2 atau 3, karena mengidap kanker, leukimia, atau jantungnya kambuh. Sangat jarang penyakitnya bengek, korengan, atau diare. Dokternya biasanya berkumis, badan agak gemuk, kacamata baca model Malcolm X, stetoskop menggantung di leher, dan biasanya ngomong: "Bapak dan Ibu tidak usah khawatir, kami akan berusaha semampu kami."
7. Adegan lari-larian di taman atau di pinggir laut sambil ketawa-ketawa kecil "hahaha...hahaha..." trus yang cewek menjatuhkan diri. Maksudnya romantis, tapi kok malah jadi lucu. Trus saat adegan ciuman, diganti (disensor) dengan deburan ombak atau bunga mawar.
8. Mau diperkosa trus nggak jadi karena jagoannya datang. Entah dari mana, tiba-tiba berantem aja sama yang mau memperkosa.
9. Tokoh kyai/orang sakti/pemuda yang alim. Biasanya untuk ngusir setan kaya kuntilanak, arwah penasaran dan lain-lain. Banyak ditemui di film-film horor Indonesia dan biasanya selalu menang.
10. Di setiap ending film pasti disertai dengan tulisan: SEKIAN, TAMMAT, SELESAI, dan lain-lain dengan warna-warna yang cerah.
11. Kalau cowok pergi ngapel ke rumah camer biasanya bawa oleh-oleh kue tart yang norak-norak (zaman segitu belum ada black forest, sih!)
12. Kalau kuliah naik motor and berambut gondrong.
13. Cewek kalau dijemput cowoknya pakai mobil, pintunya dibukain.
14. Adegan buang puntung rokok, terus dimatiin pake kaki. Mungkin biar sepatu boot/kulitnya keliatan.
15. Kalau perpisahan bikin acara disko sendiri di rumah.
16. Terjadinya ML gak sengaja, gara-gara kehujanan atau pada saat hujan.
17. Kalau mau ketemu cewek, si cowok sisiran dulu. Rambut gondrong, diminyakin dan sisirnya ditaruh di saku belakang. Sisirnya nongol sedikit!
18. Nama peran utamanya kalau cowok selalu JOHAN, HENDRA, ANTON.
19. Kalau naik motor nggak pake helm.
20. Cewenya kalau habis dimarahin sama bokapnya, biasanya langsung lari ke kamar terus nangis tersedu-sedu di ranjang (biasanya film-film Oma Irama).
21. Suka ada iklan tersembunyi, biasanya rokok.
22. Kalau pemeran utama cowoknya ceritanya udah jadi tua, tinggal ditambahin kumis doang.
23. Kalau film silat, gadis desanya senang nyuci di kali pakai kemben, bawa bakul, kainnya cuma 2 biji. Pas lagi nyuci, datang penjahat dan langsung tuh penjahat pengen perkaos (perkosa).
24. Kalau film perang, kapten Belanda biasanya orang Indonesia pake wig pirang, serdadunya senang jalan-jalan keliling kampung, pas liat cewek lagi nyuci di kali, pengen perkaos juga.
25. Biasanya kisah sedihnya beruntun. Misalnya: anak sakit, nggak punya uang, mau beli obat, hujan deras, eh si emak ketabrak mobil lagi...(kalo di sinetron "Janjiku" si emak - Paramita Rusadi - udah ketabrak mo diperkosa ama yg nabrak lagi!!)
26. Cewek diperkosa di dalem kamar di atas tempat tidur. Cewe yang diperkosa bilang: "tidak...jangan...tidak..." Terus yang merkosa bilang: "teriaklah sekuat-kuatnya, tidak akan ada yang mendengarkanmu..."
27. Anak SMA pake seragam yang lengennya dilinting, nggak cewe ngga cowo, celananya baggy, atau yang pipanya nyempit di bawah.
28. Rambut cewek belahannya di samping.
29. Vokal untuk theme song suaranya lirih dan mendesah desah.
30. Kalau ada yang mau mati, pasti ninggalin pesen duluan, baru mati.
31. Suara cewe kalo lagi marah pasti jadi gembret (btw, gembret apaan sih?)
32. Zainal Abidin kebanyakan jadi tokoh Bapak.
33. Kalau di film anak-anak, biasanya ibu atau bapaknya meninggal. Si anak tinggal sama ibu tiri atau bibinya, dijadiin pembokat, dimarahin. Si anak kabur ke kota, jadi gelandangan. Biasanya dipungut orang kaya, trus jadi penyanyi cilik terkenal. Biar rada dramatis sering tuh anak ditabrak mobil.
34. Kalau ceweknya mau diculik, biasanya jalannya di tempat sepi yang nggak ada orang/mobil lewat.
35. Kalau film eksyen, adegan berantem di jalan ramai dilanjutkan dengan kejar-kejaran. Dari kota tiba-tiba pindah ke tengah sawah!
36. Kalau adegan daerah pelacuran, biasanya di pinggir sungai, ada becak sama warung jualan bir. Terus ada adegan WTS godain orang lewat. Kadang-kadang ada bencongnya juga.
37. Adegan batuk-batuk. Habis itu keluar darah...dilap tissu....dijamin abis itu pasti mati!!!
38. Dono Warkop selalu kebagian cewek-cewek seksi.
39. Cerita SMA biasanya sering ada murid baru, biasanya cewek. Sering ada adegan cowok godain cewek pake lemparan gulungan kertas atau kapur. Surat cintanya biasanya nyasar ke temen cewek yang gendut atau ibu guru.
40. Kalau jajan di kantin biasanya makan bakso, duduk di bangku panjang kayak di warteg.
41. Kalau lulus-lulusan biasanya kemping ke gunung, di bis nyanyi-nyanyi kayak anak TK.
42. Kalau bikin geng biasanya ada yang gendut, bencong, atau kurus.
43. Jagoan SMA biasanya ketua OSIS, kalau sekolah bawa tas kecil yang ditaruh di bahu, bukunya kadang cuma satu biji, lusuh lagi.
44. Hantu-hantu di film horor:
- Biasanya yang jadi korban duluan adalah orang yang lagi ronda.
- Kuntilanaknya sering jajan sate.
- Dedemitnya mula-mula cakep, pas ML berubah jadi buaya atau ular.
- Hantu cewek biasanya korban perkosaan yang balas dendam.
Subscribe to:
Posts (Atom)
